Main Menu

Publications

Academic Activities

Visitor

466686
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
All days
58
144
544
464585
2656
2134
466686

Your IP: 54.162.105.241
Server Time: 2017-10-18 10:51:37

Login Form

Daya Hidup Cluster Industri

PENGARUH FAKTOR-FAKTOR INTERNAL DAN EKSTERNAL TERHADAP DAYA HIDUP CLUSTER INDUSTRI PADA SEKTOR UKM DI PIK PULOGADUNG JAKARTA

 

ABSTRAK

 

Sri Indah Nikensari

Saparuddin M

 

Tujuan penelitian ini adalah:1) Mengidentifikasi dan mengkaji indikator faktor-faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi daya hidup cluster industri pada sektor UKM, 2) Mengkaji model-model peningkatan daya hidup cluster industri untuk meningkatkan daya saing sektor UKM.

Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah pelaku industri/usaha kecil-menengah yang berada dalam kawasan PIK Pulogadung yang berjumlah sekitar 495 pengusaha dari lima sentra usaha (jumlah sementara berdasarkan daftar di kantor pengelola PIK Pulogadung), dengan perincian sentra garmen sebanyak 273 pengusaha (3.619 pekerja), logam 96 pengusaha (927 pekerja), kulit 72 pengusaha (632 pekerja), aneka komoditi 46 pengusaha (491 pekerja) dan meubel 8 pengusaha (37 pekerja). Selanjutnya dengan menggunakan model multiple regression dicari pengaruh antara variabel-variabel bebas dengan variabel terikatnya

Penelitian tentang  daya hidup industri di PIK Pulogading Jakarta, dengan menganalisis faktor-faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi daya hidup usahanya di peroleh hasil penelitian sebagai berikut: 1) Secara umum sebagian besar industry di PIK Pulogadung mempunyai daya hidup yang baiks/sangat baik, ditandai dengan pertumbuhan dan  pendapatannya yang stabil, 2) Ada hubungan yang signifikan antara factor usia kematangan industri, keragaman produk yang dihasilkan,  kondisi makro ekonomi dengan Daya HIdup Industri dalam Cluster PIK Pulogadung. Sementara faktor regulasi tidak signifikan, namun bila sub indikator fasilitasi produksi dan pemasaran dikeluarkan dari model, maka regulasi pemerintah juga berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap daya hidup industiy dalam cluster di Pulogadung, 3) Usia kematangan industri dalam cluster, keberagaman produk dan kondisi perekonomian makro mempunyai pengaruh positif dengan daya hidup industri dalam cluster. Artinya bahwa jika ketiga variable ditingkatkan, maka daya hidup industri dalam cluster akan meningkat pula.

 

Keyword : Daya Hidup Cluster Industri,  UKM.

 

 


 

Analisis Transformasi Sektor Perekonomian Indonesia tahun 1999 – 2004

 

ABSTRAK

 

Saparuddin, M

 

            Penelitian ini dilaksanakan bermaksud untuk mempelajari dan menganalisis tentang sektor-sektor yang memiliki keunggulan di banding sektor yang lainnya dalam perekonomian nasional. Adapun yang menjadi tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui sektor-sektor ekonomi yang menjadi sektor unggulanm perekonomian nasional sehingga mempunyai potensi yang besar untuk dikembangkan dalam upaya mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

 

Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi kepustakaan, observasi. Jenis data adalah data sekunder.  Sedangkan teknik analisa data yang digunakan adalah analisis regresi berganda.

Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah model Analysis Chenery dan Syrquin untuk mengukur perubahan struktur ekonomi yang terjadi di Indonesia, dengan menggunakan data PDRB Indonesia selama 5 tahun (1999 – 2000).

Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) perubahan pendapatan berpengaruh terhadap semakin besarnya perbedaan elastisitas perubahan struktural antar sektor, 2) Jika pendapatan perkapita naik, maka elastisitas perubahan struktural untuk sektor jasa lebih besar dibandingkan dengan elastisitas perubahan struktural sektor industri.

 

 

Key Word : Transformasi Ekonomi

Add a comment (0)

You are here: